Kemensos Target 300-400 Ribu Lansia dan 36 Ribu Disabilitas Jadi Penerima Manfaat MBG
Jakarta, Kamis 05 Februari 2026 – Kementerian Sosial menargetkan sebanyak 300 ribu – 400 ribu lansia dan sekitar 36 ribu penyandang disabilitas menjadi penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun ini.
“Sebenarnya ini perluasan sasaran saja dan dilakukan melalui integrasi program MBG yang dijalankan Badan Gizi Nasional (BGN) dengan layanan perlindungan sosial yang selama ini dikelola Kementerian Sosial,” kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (5/2/2026) dilansir Antara.
Gus Ipul sapaan akrab Saifullah Yusuf menjelaskan bahwa layanan makan bergizi bagi lansia sebenarnya telah berjalan melalui program Kementerian Sosial, namun akan diselaraskan dengan skema MBG agar penyaluran lebih terintegrasi.
Kementerian Sosial mengonfirmasi pendataan calon penerima manfaat lansia dan penyandang disabilitas saat ini masih dilakukan bersama pemerintah daerah untuk memastikan ketepatan sasaran.
Adapun penyediaan makanan akan dipusatkan melalui dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), kemudian penyalurannya akan melibatkan petugas Kementerian Sosial, caregiver/perawat profesional, maupun relawan sosial.
Untuk sasaran lansia, ujar Gus Ipul, jumlah penerima manfaat akan ditingkatkan dari sekitar 136 ribu orang menjadi 300 ribu – 400 ribu orang.
Sementara untuk penyandang disabilitas, ditargetkan menjangkau sekitar 36 ribu penerima manfaat dengan pemberian makanan bergizi dua kali sehari.
“Itu kami Kemensos dan BGN. Untuk ibu hamil, mekanismenya yang dikirimkan oleh Kemendukbangga (Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN),” jelasnya.