Lonjakan Penumpang Nataru, KAI Daop 8 Surabaya Layani 40.560 Penumpang dalam Sehari

photo

SURABAYA, 1 JANUARI 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya mencatat lonjakan signifikan jumlah penumpang selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Hingga Rabu (31/12) pukul 10.00 WIB, sebanyak 40.560 penumpang tercatat menggunakan layanan kereta api di wilayah Daop 8 Surabaya.

Dari total tersebut, sebanyak 20.975 penumpang tercatat berangkat dan 19.585 penumpang tiba di berbagai stasiun wilayah Daop 8 Surabaya. Jumlah ini diproyeksikan terus bertambah hingga keberangkatan kereta api terakhir pada malam hari.

Tiga stasiun dengan volume penumpang tertinggi pada hari ini yakni Stasiun Surabaya Gubeng dengan 11.821 penumpang, terdiri atas 6.429 penumpang naik dan 5.392 penumpang turun.

Disusul Stasiun Surabaya Pasarturi sebanyak 10.964 penumpang, dengan 5.659 penumpang naik dan 5.305 penumpang turun. Sementara Stasiun Malang melayani 6.654 penumpang, masing-masing 3.344 penumpang naik dan 3.310 penumpang turun.

Secara kumulatif, selama periode angkutan Nataru 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, KAI Daop 8 Surabaya telah melayani 779.373 pelanggan. Rinciannya, 399.087 penumpang berangkat dan 380.286 penumpang tiba di berbagai stasiun wilayah Daop 8 Surabaya.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyebut tingkat okupansi selama masa Nataru tergolong tinggi. Hingga saat ini, penjualan tiket telah mencapai 399.087 tiket atau sekitar 88,8 persen dari total kapasitas 449.352 tempat duduk yang disediakan.

“Masih tersedia sekitar 50.265 tempat duduk yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk bepergian menggunakan kereta api hingga akhir masa angkutan Nataru,” ujar Mahendro.

Adapun rute favorit pelanggan dari wilayah Daop 8 Surabaya antara lain menuju Jakarta, Yogyakarta, Semarang, Bandung, dan Ketapang. Sementara kereta api yang paling diminati meliputi KA Argo Semeru, Ambarawa Ekspres, Jayabaya, Probowangi, dan Sancaka.

“KAI mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan segera memanfaatkan tiket yang masih tersedia. Kereta api tetap menjadi moda transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu untuk libur akhir tahun,” tutup Mahendro.

Baca Berita Menarik Lainnya di Google News