Penerimaan Negara Januari 2026 Tembus Rp172,7 Triliun, Pajak Melonjak 30,8 Persen

photo

JAKARTA, 5 FEBRUARI 2026 – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan kinerja penerimaan negara hingga akhir Januari 2026 yang menunjukkan tren positif. Hingga 31 Januari 2026, realisasi penerimaan negara tercatat mencapai Rp172,7 triliun, atau tumbuh 9,8 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Capaian tersebut disampaikan Menkeu dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Rabu (4/2/2026). Pertumbuhan penerimaan negara pada awal tahun ini terutama ditopang oleh kinerja penerimaan pajak yang mencatat lonjakan signifikan.

“Alhamdulillah, sampai dengan 31 Januari 2026 penerimaan negara mencapai Rp172,7 triliun atau tumbuh 9,8 persen secara tahunan. Kinerja ini terutama didorong oleh penerimaan pajak yang tumbuh tinggi hingga 30,8 persen year on year,” ujar Purbaya.

Menkeu menjelaskan, kuatnya pertumbuhan penerimaan pajak dipengaruhi oleh kenaikan penerimaan bruto serta penurunan signifikan restitusi pajak. Secara rinci, penerimaan bruto meningkat sekitar 7 persen, sementara restitusi pajak turun hingga 23 persen, sehingga seluruh jenis pajak mencatat pertumbuhan neto positif.

Menurut Purbaya, kinerja penerimaan pajak pada Januari 2026 menjadi sinyal kuat terjadinya pembalikan arah ekonomi nasional. Ia menilai kondisi tersebut mencerminkan perbaikan aktivitas ekonomi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Gambaran penerimaan pajak di bulan Januari ini menunjukkan bahwa pembalikan arah ekonomi memang sedang terjadi. Hal ini tercermin dari pertumbuhan pendapatan pajak dibandingkan tahun lalu,” ujarnya.

Lebih lanjut, Menkeu memaparkan simulasi bahwa apabila tren pertumbuhan penerimaan pajak dapat dipertahankan sepanjang 2026, dengan asumsi kondisi ekonomi relatif stabil (ceteris paribus), maka total penerimaan pajak berpotensi mencapai sekitar Rp2.492 triliun.

Meski demikian, Purbaya menegaskan bahwa proyeksi tersebut masih bersifat optimistis dan berbasis asumsi. Namun, angka tersebut sudah berada di atas target penerimaan pajak dalam APBN 2026 yang sebesar Rp2.357 triliun.

Foto : Dok. Kemenkeu